Senin, 22 Maret 2010

Persentase Penggunaan Internet di Kalangan Pelajar

Kemajuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang besar. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya orang yang menggunakan teknologi informasi tersebut khususnya internet. Internet merupakan kebutuhan bagi banyak orang karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah.

Situs Internet kini telah menjadi salah satu media terpercaya selaku media informatif karena kemampuan dan aksesnya yang luas dan hampir tak berbatas. Kini semakin banyak perusahaan, badan, organisasi maupun kelompok yang telah memanfaatkan media situs Internet sebagai sarana mereka dalam berbagi dan menyebarkan informasi. Penggunaan Internet terbukti sangat efisien baik dari segi waktu dan pembiayaan karena kecepatan dan keluasan akses dari Internet itu sendiri. Kebutuhan internet yang sangat penting, sehingga peningkatan jumlah pemakai internet setiap tahun yang selalu meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri jumlah pemakai internet selalu meningkat dengan peningkatan yang cukup besar. Berikut ini data diagram tentang tingkat persentase penggunaan internet di kalangan pelajar.


(sumber : www.kadin-indonesia.or.id)

Berdasarkan diagram diatas, dapat kita ketahui bahwa tingkat persentase penggunaan internet kalangan SMU sebesar 39%, kalangan Universitas sebesar 19%, kalangan SMP sebesar 16%, kalangan Akademi sebesar 14%, kalangan SD sebesar 8%, kalangan Belum lulus sebesar 2%, dan kalangan Tidak berpendidikan sebesar 2%. Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat persentase dalam penggunaan internet di kalangan pelajar yang paling banyak adalah kalangan SMU sebesar 39%, sedangkan yang paling sedikit adalah kalangan Belum lulus dan Tidak berpendidikan sebesar 2%.

Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Sebagai bagian dari Teknologi Informasi, internet memang ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi, teknologi ini bisa bermanfaat apabila digunakan untuk melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat, seperti: mencari bahan-bahan pelajaran sekolah, diskusi mata pelajaran, mencari program beasiswa, konsultasi dengan pakar, belajar jarak jauh, dan mencari metode-metode pengajaran berbasis multimedia. Namun sayangnya penggunaan internet sekarang ini bergeser kepada hal-hal yang negatif dan ini harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat. Karena bagaimanapun kita tetap membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi yang bersifat global, namun disisi lain kita juga harus siap untuk melakukan antisipasi untuk mengatasi dampak-dampak negatifnya.

Jumat, 26 Februari 2010

Penghindaran Pajak Yang Dilakukan Kebanyakan Orang

Pajak merupakan suatu iuran negara yang harus wajib dibayar oleh masyarakat tetapi tidaklah mudah untuk membebankan pajak tersebut pada masyarakat. Bila terlalu tinggi, masyarakat akan enggan membayar pajak. Namun bila terlalu rendah, maka pembangunan tidak akan berjalan karena dana yang kurang. Penghindaran pajak atau perlawanan terhadap pajak adalah hambatan-hambatan yang terjadi dalam pemungutan pajak sering terjadi sehingga mengakibatkan berkurangnya penerimaan kas negara dan konsekuensi-konsekuensi lain yang berhubungan dengan itu, seperti kenaikan tarif pajak, keadaan inflasi, dll. Perlawanan yang inisiatifnya bukan dari wajib pajak itu sendiri tetapi terjadi karena keadaan yang ada di sekitar wajib pajak itu. Hambatan-hambatan tersebut berasal dari struktur ekonomi, perkembangan moral dan intelektual penduduk, dan teknik pemungutan pajak itu sendiri. Adapun Pengelakan pajak dilakukan antara para pengusaha-pengusaha. Maksudnya, pengusaha yang melakukan pengelakan pajak dengan cara menekan biayanya secara tidak wajar. Sehingga, perusahaan yang mengelakkan pajak memperoleh keuntungan yang lebih besar dibandingkan pengusaha yang jujur sehingga hal tersebut dapat menyebabkan macetnya pertumbuhan ekonomi atau perputaran roda ekonomi.

Supaya tidak menimbulkan berbagai masalah, maka pemungutan pajak harus memenuhi persyaratan yaitu:
1. Pemungutan pajak harus adil,
2. Pengaturan pajak harus berdasarkan UU,
3. Pungutan pajak tidak mengganggu perekonomian maksudnya dalam pemungutan pajak
jangan sampai merugikan kepentingan masyarakat dan menghambat lajunya usaha
masyarakat pemasok pajak terutama masyarakat kecil dan menengah,
4. Pemungutan pajak harus efesien maksudnya biaya-biaya yang dikeluarkan dalam rangka pemungutan pajak harus diperhitungkan. Jangan sampai pajak yang diterima lebih rendah daripada biaya pengurusan pajak tersebut,
5. Sistem pemungutan pajak harus sederhana maksudnya sistem yang sederhana akan memudahkan wajib pajak dalam menghitung beban pajak yang harus dibiayai sehingga akan memberikan dapat positif bagi para wajib pajak untuk meningkatkan kesadaran dalam pembayaran pajak. Sebaliknya, jika sistem pemungutan pajak rumit, orang akan semakin enggan membayar pajak.(sumber wikipedia )
Menurut saya kinerja pemerintah dalam penanganan pajak ini sudah bagus seperti yang tertulis diatas si wajib pajak sudah diberikan kemudahan dalam pembayaran pajak tetapi, penyakit para warganya saja yang tidak mau membayar pajak padahal fasilitas-fasilitas umum sudah diberikan gratis. Kesadaran warga akan wajib pajak masih kurang padahal perpatah mengatakan orang bijak bayar pajak.

Kamis, 24 Desember 2009

Kontribusi Koperasi Terhadap Perkembangan UMKM

Kontribusi Koperasi Terhadap Perkembangan UMKM
Pemerintah akan melibatkan Koperasi sebagai wadah untuk menampung dan mengembangkan hasil produksi sektor UKM. Alasannya lembaga yang menampungnya selama ini masih sangat terbatas. Karenanya, pemerintah memilih lembaga yang cocok untuk menyokong pembiayaan dan pemasaran hasil UKM tersebut yakni Koperasi. Koperasi lebih mudah dijangkau oleh pegiat UKM jaringan di antara mereka harus solid, sebab selama ini dipandangnya kadang tidak jalan. “Produk UKM harus diperluas jaringan pasarnya, bahkan hingga ke luar negeri. Link pasar lebih luas ke kota-kota di Indonesia hingga manca negara. Selain itu juga harus sinergi antara desain dan teknologinya. Juga menegaskan koperasi dan UMKM memiliki peran strategis yang berkaitan langsung dengan kehidupan dan peningkatan kesejahteraan rakyat adalah nyata. Mereka juga telah terbukti menjadi penopang kekuatan dan pertumbuhan ekonomi. Faktanya sesuai data selama 2004-2009 dampak positif atas perkembangan Koperasi dan UMKM. Terutamanya dalam penyerapan tenaga kerja sektor Koperasi menampung sekitar 23,39%, sektor UMKM yang berjumlah sekitar 51,2 juta unit usaha atau 99,98% dari total pelaku ekonomi nasional, kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 97,04% dari total tenaga kerja yang terserap. Demikian kontribusi terhadap PDB juga lumayan tinggi yakni mencapai 55,56% dari total PDB nasional. Bukti lainnya adalah memiliki nilai ekspor non migas mencapai 20,17% dan investasi 52,09%, sehingga dengan kemampuan tersebut telah ikut mendorong pertumbuhan lokal dan nasional. Untuk itu Koperasi dan UKM akan terus mengupayakan pemberdayaan terhadap Koperasi, salah satunya akan merekomendasikan agar Koperasi diberikan kesempatan sebagai penyalur KUR untuk anggotanya.
http://www.sentrakukm.com/index.php?option=com_content&view=article&id=228:koperasi-menggenjot-perkembangan-ukm&catid=44:beritadepan&Itemid=79

Kamis, 19 November 2009

Perkembangan Koperasi Saat Ini

Perkembangan Koperasi Saat Ini
Akhir-akhir ini perkembangan koperasi di Indonesia memang sekarang sedang mengalami masa-masa kemunduran tidak seperti pada tahun sebelumnya yang mengalami masa kejayan walaupun tidak terlalu berjaya, tetapi koperasi masih berkembang dibandingkan sekarang. Pertumbuhan koperasi di Indonesia semakin lama semakin berkurang malah bisa jadi tidak ada sama sekali. Hal tersebut dikarenakan pada saat ini persaingan dunia usaha di luar bidang koperasi banyak sehingga masyarakat pun lebih memilih usaha lain tersebut dibandingkan koperasi. Oleh karena itu untuk mengembalikan eksistensi koperasi perlu ada dukungan dari pemerintah dan juga anggota masyarakat. Contohnya pemerintah harus berperan aktif dengan membuat berbagai kebijakan seperti kebijakan untuk mempermudah dalam pendirian koperasi. Dan peran masyarakat juga perlu ikut andil dalam meningkatkan perkembangan koperasi tersebut, seperti dengan menjadi anggota aktif koperasi atau dengan membeli produk atau jasa yang di hasilkan oleh koperasi. Disamping peran pemerintah dan masyarakat harus ada peran dari anggota koperasi tersebut yang sangat memegang peranan penting dalam memajukan koperasi dengan cara meningkatkan pelayanan serta kualitasnya selama menjadi anggota koperasi. Maka dari itu, peningkatan peran koperasi harus di mulai dari diri sendiri sehingga dapat memajukan koperasi kedepanya seperti dari anggotanya harus mempunyai jiwa disiplin dan juga manajemen anggotanya harus memiliki orang-orang yang kompeten.

Rabu, 11 November 2009

Definisi Neoliberalisme

Neoliberallisme adalah suatu perwujudan baru dari paham liberalism yang saat ini telah menguasai system perekonomian dunia. Paham ini merupakan suatu system ekonomi yang sama dengan kapitalisme, kebebasab individu lebih diutamakan dan tanpa campur tangan dari pemerintah. Yang menjadi penentu utama dalam kegiatan ekonomi adalah mekanisme pasar bukan pemerintah. Dan paham ini memfokuskan pada metode pasar bebas yang membatasi pelaku bisnis dan hak-hak milik pribadi. Dalam perdagangan bebas sebuah konsep ekonomiyang mengacu kepada penjualan produk antar Negara tanpa pajak ekpor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.

http://www.nefos.org/?q=node/68

Senin, 09 November 2009

Permasalahan Dan Solusi Yang Dihadapi Koperasi :
Secara umum permasalahan yang juga bisa dianggap kritik yang
dihadapi oleh koperasi ada dari berbagai sisi sebagaimana berikut:

1. SDM
2. Konflik Kepentingan dari Sisi Koperasi Konsep
3.Keuangan
4. Rendahnya Etos Kerja Personal dalam Koperasi

5. Kurang Bisa Mengoptimalkan Penggunaan Teknologi Informasi (TI) Baik Dalam PengembanganProduk Maupun Pemasaran

Berangkat dari permasalahan yang dihadapi oleh koperasi maka ada
beberapa solusi untuk menangani masalah tersebut :
1. Peningkatan Kualitas SDM dalam Koperasi
Anggota-anggota koperasi tidak dipungkiri berasal dari SDM yang kurang
berkualitas oleh karenanya hal ini tidak bisa dipaksakan untuk meningkat dengan
perkembangan yang baik. Yang paling penting untuk dijadikan fokus peningkatan
SDM adalah personel yang terlibat dalam kegiatan operasional koperasi. Personel
tersebut adalah pengawas, pengurus, dan pengelola.
a. Pemilihan pengurus dan pengawas koperasi harus orang-orang yang dipandang cakap dan mempunyai logika yang cukup dalam mengawasi dan menjalankan koperasi sebagaimana komisaris dan direksi dalam badan usaha lainnya. b. Pemilihan pengelola koperasi sebaiknya,dipilih dari kalanganyang terpelajar ataupun dari kalangan yang berpengalaman. c. Diadakannya magang mahasiswa tingkat akhir atau yang telah lulus(khususnya dengan displin ilmu yang berkaitan dengan koperasi yang bersangkutan) untuk mengikuti kegiatan koperasi.
2. Penguatan dari Sisi Finansial
Untuk membentuk finansial koperasi yang sehat maka diperlukan beberapa langkah sebagaimana
a. Perlunya pembinaan untuk mempunyai tata buku yang lebihbaik b. Perlunya diterapkan sistem syariah (bagi hasil) dalam operasional koperasi
3. Perlunya Ketegasan Dalam Konsep Koperasi perlu ditanamkan kepada personel yang terlibat langsung dalam koperasi bahwa koperasi harus dijalankan secara professional dengan menjalakan kedisplinan dan menerapkan sikap kehati-hatian sebagaimana badan usaha lainnya. Dengan demikian maka tidak ada keteledoran trelebih penyelewengan yang nantinya berakibat meruntuhkan koperasi itu sendiri.
4. Diperlukan Perombakan Sistem Pembagian SHU
Sebagaimana badan usaha lainnya dimana para direksi mempunyai reward yang tinggi maka di koperasi pun perlu diterapkan pembagian reward yang seadiladilnya.
5. Peningkatan Pemanfaatan TI
Memang koperasi memang terkendala dari sisi SDM dan permodalan. Namun sisi pemanfaatan TI ini perlu dipaksakan demi kemajuan koperasi itu sendiri. Selain peningkatan kualitas SDM yang bisa dilakukan dengan pendampiangn oleh instansi yang berkaitan dan LSM yang berkepentingan maka juga harus didukung turun tangannya pihak BUMN sperti halnya Telkom untuk membantu penyediaan sarana internet serta perlengkapannya.

www.mail-archive.com/...com/msg26535.html

Upaya Memajukan Koperasi

Menurut saya peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia sangat penting. Dan jika saya menjadi pemimpin upaya yang saya lakukan dalam memajukan koperasi  hal yang  pertama dilakukan adalah harus adanya komitmen dari seluruh anggotanya terlebih dahulu. Koperasi harus mempunyai konsep kerja yang baik yaitu komitmen untuk maju. Koperasi merupakan pelayan bagi anggotanya sendiri sehingga tercipta kepercayaan. Modal utama yang harus dilestarikan pengurus serta anggota adalah komitmen, kejujuran serta amanah dalam arti bertanggungjawab dengan apa yang dititipkan kepada kita. Semua itu harus dipegang teguh sebuah kepengurusan. Konsep kebersamaan dalam bersaing sangat perlu untuk membangun mental para pengurus maupun anggota. Semangat kegotongroyongan merupakan sebuah bahan pondasi yang baik dalam memajukan sebuah koperasi. Apabila dalam sebuah koperasi tidak adanya rasa kebersamaan , bisa dikatakan koperasi yang rapuh. Banyak kejadian dapat dilihat koperasi yang mengakar pada kekuatan dan swadaya anggotanya mampu berhasil bertahan ditengah badai globalisme dan kapitalisme. Dalam perjalanan sebuah koperasi terutama simpan pinjam sangat diharapkan masyarakat luas dapat berperan dikarenakan besarnya bunga pinjaman tidaklah sebesar pada bank. Sehingga dapat meningkatkan hasil usaha, modal sebuah didapat dari simpanan wajib dan pokok koperasi dapat ditingkatkan dari anggota. Mudah-mudahan dengan komitmen yang dibangun sebuah koperasi menjadi pemicu semangat kerja bagi kepengurusan dan anggota koperasi.

Sebenarnya koperasi dengan cita-citanya luhurnya memiliki nilai lebih dalam mengelola organisasi ekonomi dan sosialnya bila aspek kemandirian, keadilan, kesetaraan hak dan kebersamaan dapat disinergikan dengan kemampuan sumber daya manusianya. Dan koperasi juga mamiliki kompetensi yang tinggi untuk bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya apabila mampu mengoptimalkan dan memanfaatkan sesuai dengan kemampuan masing-masing bidang usaha untuk bersama-sama mamanfaatkan setiap peluang yang ada untuk meningkatkan kemakmuran anggota dan masyarakat.

http://arsip.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Sambas&id=89062